Showing posts with label treveling. Show all posts
Showing posts with label treveling. Show all posts

Sunday, 1 May 2016

Hal Yang Perlu dilakukan Setelah Melakukan Treveling

Pulang dari Petualangan (backpacker.co)Setelah kita membahas tentang persiapan trevling kini kita bahas Beberapa hal yang perlu dilakukan setelah berpetualang (treveling) ,yuk simak!
Petualangan adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, setelah direncanakan dengan matang dan baik, lalu mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk berpetualang. Setelah perjalanan yang panjang, tiba saat akhir sebuah petualangan yang luar biasa. Lalu apakah yang akan Petualang lakukan setelah tiba di rumah?
  • Pulang dari Petualangan!
Kebanyakan dari kita adalah meletakan koper atau backpack lalu segera tertidur untuk sekian lama atau beristirahat selama beberapa hari, sementara yang lain kembali ke rutinitas kerja yang ekstra. Lalu pertanyaannya adalah, apakah hanya sampai disitu sebuah Petualang yang Hebat? Setelah capek merencanakan dan berakhir dengan sesuatu yang biasa. Berikut adalah hal-hal bisa  dilakukan setelah perjalanan akan membantu tetap sehat berenergi, merasa hebat.
  • Cek perlengkapan Traveling
Umumnya hal yang sering dilakukan petualang adalah meletakkan koper atas tas begitu saja, namun pernahkah petualang melakukan cek list lagi perlengkapan yang beberapa waktu lalu dibawa? (cek lis kebutuhan bepergian). Cobalah untuk kembali membuka catatan perlengkapan yang dibawa lalu lihat satu persatu apakah barang tesebut masih ada di dalam tas. Beberapa yang perlu diperhatikan adalah dompet, kamera, charger, laptop, Handphone dan banyak barang yang lain.
Jika petualang melakukan perjalanan dengan kendaraan sendiri tidak menjadi masalah, namun bagaimana jika perjalanan dilakukan dengan agen travel. Agen travel biasanya menyewa mobil atau bis kepada pihak ketiga, ini memungkinkan tidak banyak kontrol terhadap kendaraan tersebut. jadi jika ada barang yang tertinggal akan sangat menyulitkan kita. Cobalah untuk melakukan cek ini sebelum meninggalkan hotel, atau setibanya sampai di rumah.
  • Istirahat
Petualang mungkin sudah tertidur dalam bus atau mobil, bahkan pesawat. Namun sepertinya hal itu tidak cukup untuk membuat tetap bersemangat. Memang, berpetualang membutuhkan banyak energi, itulah mengapa harus sehat ketika melakukan petualangan. Nah, setibanya di rumah cobalah untuk fokus beristirahat dengan tidur yang berkualitas. Pastikan kamar dalam keadaan tenang dan tanpa gangguan. Matikan alat komunikasi adalah sesuatu yang bijak agar tidak terganggu. Kabarkan lewat grup atau media sosial apa saja kalau petualang sedang istirahat.
Dengan tidur yang berkualitas akan membantu petualang kembali ke kehidupan rutinitas dengan mudah dan full energy.
Tidur sejenak untuk kesehatan (getmuscletips.com)
Tidur sejenak untuk kesehatan
  • Coba buka foto dan video Petualangan
Pernahkan mendapati foto petualangan yang sudah begitu lama sehingga ketika melihat foto tersebut masih ingat ingat lupa? Nah, agar tidak terjadi segera sortir foto-foto perjalanan wisata tersebut. Pindahkan ke media lain seperti laptop yang mudah untuk dilihat. Jangan sampai menumpuk dalam memori card, bisa dibayangkan jika foto menumpuk di memori card bisa-bisa lupa banyak tertimpa dan pada suatu waktu ternyata memori card sudah penuh.
Rapikan foto-foto tersebut dan masukan dalam folder yang mudah di akses, lebih bagus masukan dalam folder khusus gambar. Lalu membuat sub-folder didalamnya. Cobalah untuk memberi tanggal atau keterangan dalam folder tersebut, contohnya : 2014.05.05 Perjalanan wisata di Dieng.  Jika sudah terlalu lama menumpuk file foto, kemungkinan besar lupa akan bagaimana cerita petualangan itu terjadi. Untuk Video bisa dimasukan dalam folder tersendiri agar mudah diakses.
  • Menulis
Banyak momen-momen yang menarik ketika sedang melakukan petualanga yang hebat. Akahkan itu hanya menjadi sebuat catatan dalam kenangan tak terungkap? Cobalah menuliskan sesuatu momen yang sangat menarik, yang sangat hebat. Dan sampaikan itu kepada orang lain. Hanya dengan menulis saja, akan membuat kenangan tesebut tetap tajam dan luar biasa.
  • Berbagi Kebahagian
Coba susun foto-foto petualangan yang sudah dilakukan, atau video yang sudah direkam. Urutkan menurut cerita dan waktu perjalanan wisata tersebut dilakukan. Lalu berbagilah kebahagian petualangan yang Hebat kepada semua orang baik lewat Facebook, Twitter, Instagram, Path, Foursquare, Youtube, Google+ dan masih banyak lagi media-media sosial.
Atau berbagi kepada petualang lain yang menyukai tantangan, dengan berbagi kita akan sedikit banyak membantu orang lain yang membutuhkan informasi tentang tempat wisata tersebut. Baik kondisi terbaru tempat tersebut, harga tiket maupun akomodasi dan bagaimana cara mengakses tempat-tempat tersebut.
  • Rencanakan Petualangan Lagi
Banyak dari Petualang masih merasa bersemangat lagi untuk traveling setelah beberapa minggu yang lalu melakukan perjalanan wisata. Nah untuk tetap bisa menikmati traveling, cobalah untuk merencanakan petualangan lagi untuk beberapa waktu kedepan. Tidak harus ke tempat yang jauh, bisa dilakukan di dalam kota atau kabupaten lain.
Merencanakan Pertualangan
Merencanakan Pertualangan
Cobalah untuk melihat kalender, kapan bisa dilakukan dan apa kendalanya. Kalau perlu untuk melakukan cuti libur, bisa dilakukan saat itu pula kan? Sehingga tidak mengganggu kegiatan bisnis dan tugas kantor. Atau lihatlah libur panjang beberapa minggu kedepan yang mungkin ada. Lingkari hari itu, dan mulailah membuat rencana wisata yang realistis.
SALAM PETUALANG..!!


Persiapan Penting Sebelum Melakukan Traveling

Travel Plan Coretan Petualang
Menyenangkan apabila perjalanan wisata sesuai dengan rencana yang diharapkan. Namun, ada beberapa problem yang perlu di antisipasi ketika Petualang akan melakukan perjalanan wisata. Kalau kemarin sudah dibahas bagaimana merencanakan wisata, nah sekarang saatnya untuk mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum tiba saatnya berwisata.
Selain mempersiapkan berbagai kebutuhan selama perjalanan wisata, berapa hal juga perlu dipersiapkan agar tidak menjadi kendala selama berpetualang. Padahal, berpetualang adalah hal bebas, dimana tidak ada lagi persoalan kantor, urusan tagihan dan berbagai hal yang mungkin saja jadi masalah. Tips ini juga berguna saat akan mudik ke kampung halaman meninggalkan rumah yang ada di kota.
  • Hubungi Tetangga Rumah.
    Mempunyai tetangga memang suatu yang menyenangkan tersendiri. Bagaimanapun repotnya, bisa minta tolong apabila ada masalah. Kecuali memang Petualang mempunyai pembantu yang siap sedia untuk menjaga rumah. Coba hubungi tetangga atau  say berpamit ria ketika hendak pergi untuk beberapa lama. Selain berpamitan juga bisa menjadi ‘perpanjangan lidah’ ketika ada tamu, atau kiriman paket yang datang kerumah.
    Selain tetangga, keluarga juga bisa dimintai tolong menjaga rumah dan peliharaan, apabila punya keluarga disekitar komplek rumah. Tetangga atau keluarga selain membantu menjaga rumah juga sekaligus merawat beberapa hewan peliharaan, seperti ayam, ikan hias, kucing,  ataupun burung. Dengan memberikan kepercayaan dan sedikit “tips” kepada mereka, perjalananpun menjadi ringan bukan?

  • Hitung Perkiraan Biaya Perjalanan.
    Membawa uang cash seperlunya sangat aman ketika melakukan traveling. Hitunglah berapa perkiraan uang yang akan dikeluarkan selama berpetualang, sehingga tidak lagi ada persoalan kehabisan uang selama perjalanan berwisata. Beberapa kebutuhan yang mungkin saja keluar adalah biaya bahan bakar, makan, jalan tol, penginapan, oleh-oleh, obat, snack dan jajanan, pulsa dan lain sebagainya. Apabila berwisata di tempat yang jauh dari keramaian, usahakan membawa uang cash lebih sebagai cadangan.
    Tempat wisata seperti pegunungan, pantai dan danau di Indonesia kebanyakan tidak menyediakan ATM didekatnya. Agar tidak kehabisan uang ketika di tempat wisata, ada baiknya membawa cadangan uang cash untuk kebutuhan mendadak.

  •  Hari Pertama Yang Super Sibuk.
    Ketika berada di tempat wisata, dimana Petualang belum pernah kesana sebelumnya. Biasanya kebingungan dengan tempat tersebut, misalnya dengan kondisi kota atau pedesaan, letak hotel, restoran dan peta jalan. Nah, agar tidak seperti “ayam kehilangan Induknya’’ sebaiknya di hari pertama disiapkan secara maksimal kondisi lokal yang ada di tempat tersebut untuk kelancaran dihari berikutnya. Kalau pelupa, sebaiknya dicatat dalam handphone atau secarik kertas sehingga apabila membutuhkan tempat-tempat tersebut bisa cepat untuk menuju kesana.
    Tempat yang perlu diingat adalah penginapan, mesin ATM, kantor / pos polisi, warung makan, SPBU, jalur / jalan searah, tempat wisata lain, jalan keluar kota, dan jalan tol.

     
  • Rencanakan Rute Wisata.
    Teknologi sudah berkembang pesat, terutama tentang mapping. Sudah tidak saatnya lagi membawa peta kertas di setiap petualangan wisata atau bertanya pada orang lokal setiap kebingungan mencari jalan. Untuk menghindari “boros waktu” selama berpetualang, sebaiknya rencanakan dulu tempat-tempat yang akan dikunjungi. Dengan merencanakan rute jalan untuk menuju tempat wisata, akan mempercepat menuju tempat-tempat tersebut.
    Misalnya ketika berkunjung ke Jogjakarta, “boros waktu’’ apabila tempat pertama candi Ratu Boko kemudian tempat kedua Keraton Jogja sementara di tempat ketiga adalah candi Prambanan.
    Saat ini dengan bantuan GPS atau Digital Maps yang hampir ada di semua smatphone akan memudahkan menemukan tempat wisata atau rute yang akan dikunjungi. Atau kalau terpaksannya tidak ada, yaa harus beli peta manual atau print dari google maps lalu lingkari tempat yang akan dikunjungi.

  • Tidak Terima Panggilan Telepon.
    Merujuk pada peraturan pemerintah UU No.22 Tahun 2009 tentang adanya larangan melakukan kontak telepon atau sms saat berkendaraa memang dirasa baik. Saat menerima panggilan atau membalas sms, konsentrasi berkendara hampir berkurang hingga 50%. Memang sangat berisiko.
    Kalau menggunakan mobil, memang sebaiknya sudah persiapkan handphone untuk bisa di load speaker agar bisa menjawab seketika. Paling baik, apabila ingin berkomunikasi lama, sebaiknya berhenti di pinggir jalan. Jalan lupa nyalakan lampu sein samping.

  • Googling Tempat Wisata. Googling tempat yang akan dikunjungi sebelum melakukan petualang sangat dianjurkan. Dengan googling selain untuk mempersiapkan rute perjalanan, juga bisa menemukan informasi “rahasia” tentang tempat tersebut. Jangan melakukan googling setelah berada di tempat wisata, karena itu hanya akan membuang-buang waktu.
    Petualang ketika googling mungkin akan menemukan berbagai tips yang menarik seputar tempat wisata yang akan dikunjungi.

  • Lihat Ramalan Cuaca.
    Cuaca adalah faktor paling besar yang mempengaruhi kondisi petualangan, terutama hujan. Cuaca paling mudah saat berpetualang adalah pada saat musim hujan atau kemarau, namun sangat sulit pada saat musim pancaroba karena memang sulit memprediksi cuaca saat pergantian musim. Karena bisa jadi cerah dipagi hari namun hujan mulai siang sampai malam.
    Bagaimana cara memeriksa cuaca? Banyak cara seperti menonton berita pagi di stasiun televisi atau aplikasi weather yang ada di smartphone saat ini. Biasanya ada ramalan cuaca selama 1 bulan kedepan. Ya kembali lagi ke persoalan, namanya juga ramalan cuaca, bisa jadi tepat bisa jadi tidak terjadi. Namun denga melihat kondisi cuaca, Petualang dapat mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi ketika berada di tempat wisata.

  • Daftarlah Perlengkapan “Kecil”  Dengan mandaftar atau membuat catatan tentang barang-barang ‘kecil’ yang akan dibawa berpetualang, akan tidak merepotkan ketika chek out dari penginapan. Beberapa barang mungkin saja tertinggal di penginapan, bagaimana kalau barang tersebut adalah kunci rumah? Sementara Petualang sudah melakukan setengah perjalanan pulang. Repotkan?
    Dengan membuat daftar dan mencatatnya ketika akan keluar dari penginapan akan mencegah kehilangan bahkan masalah yang lebih merepotkan.